Selasa, 27 Oktober 2015

PELATIHAN TERNAK BABI ORGANIC UNTUK APARAT KAMPUNG SE KABUPATEN DOGIYAI-PAPUA 26-30 JUNE 2015 Ternak Babi Yang Tidak Bau, Kandang Tidak Perlu Dibersihkan, Babi Tidak Perlu Dimandikan, Tidak Ada Limbah Keluar Dari Kandang, Babi Lebih Sehat, Tidak Banyak Membutuhkan Air, Memperoleh kompos Dengan Kualitas Tinggi, Biaya Murah, Pakan Hanya Daunan.

PELATIHAN TERNAK BABI ORGANIC UNTUK APARAT KAMPUNG SE KABUPATEN DOGIYAI-PAPUA 
26-30 JUNE 2015

Ternak Babi Yang Tidak Bau, Kandang Tidak Perlu Dibersihkan, Babi Tidak Perlu Dimandikan, Tidak Ada Limbah Keluar Dari Kandang, Babi Lebih Sehat, Tidak Banyak Membutuhkan Air, Memperoleh Kompos Dengan Kualitas Tinggi, Biaya Murah, Pakan Hanya Daunan





















Selasa, 15 September 2015

AYAM KAMPUNG ORGANIC DI NABIRE_PAPUA

PETERNAKAN AYAM KAMPUNG DI PERKUMPULAN SINAR KASIH PAPUA
PERIODE 2014-2015

Banyaknya orang yang memelihara ayam potong dan beralih masyarakat untuk mengkonsumsi daging ayam potong membuat ayam kampung sudah hampir dilupakan, itu sebabnya Lembaga ini hanya memelihara ayam kampung dengan cara organic, tidak bau, bersih dan ramah lingkungan. Di sisi lain daging es yang berasal dari ayam potong banyak dijual di daerah pedalaman-pedalaman yang jelas dari sisi kesehatan masyarakat itu hal yang kurang baik. Oleh karena itu, Lembaga ini juga mengirimkan ayam-ayam kampung yang hidup ke pedalaman untuk dikonsumsi oleh Orang Asli Papua sehingga mereka mengurangi mengkonsumsi ayam potong hidup atau es. Mari konsumsi Ayam Kampung, lebih sehat dan enak.





BABI ORGANIC DI PAPUA_TIDAK BAU_TIDAK ADA LIMBAH_SEHAT DAN BERSIH

BABI ORGANIC DI PERKUMPULAN SINAR KASIH PAPUA_NABIRE
PERIODE 2014-2015

Lembaga ini didirikan karena keprihatinan atas apa yang terjadi di tengah-tengah Bangsa Papua. Kurangnya pengetahuan akan pemeliharaan ternak khususnya ternak babi, bangsa Papua kalah bersaing dengan orang-orang yang datang ke Papua. Karena itu, Bangsa Papua sudah terpinggirkan dari tanah dan bumi mereka sendiri. Lembaga ini bertujuan mendidik Bangsa Papua untuk bisa lebih mandiri dan sadar akan situasi dan kondisi yang ada dan sedang berlangsung dihadapan mereka. Lembaga ini mendirikan Training Center tempat Orang Asli Papua yang mau belajar apa saja di tempat ini. Salah satu program adalah pemeliharaan dan pengembangan Ternak Babi Organic, yang tidak bau, yang ramah lingkungan, tidak ada limbah keluar dari kandang, babi tidak perlu di mandikan, biayanya murah.






Senin, 29 Desember 2014

PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LOKAL PAPUA 2014

PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LOKAL PAPUA 2014

Penghantar

Papua sebagai wilayah Indonesia mempunyai kekayaan yang sangat luar biasa kayanya, tetapi yang mengherankan adalah masyarakatnya hidup digaris kemiskinan. Kemiskinan yang sangat luar biasa, sehingga muncul pertanyaan, kemanakah hasil kekayaan alam Tanah Papua?. Tentunya bangsa lain yang menikmati kekayaan alam Papua dan yang pasti adalah Pemerintah Indonesia. Dua hal yang sangat menonjol terjadi di Tanah Papua adalah Kemiskinan dan Kebodohan, dua hal ini yang seharusnya menjadi perhatian banyak orang yang harus diberantas. Sehingga menurut saya wajar jika Bangsa Papua menuntut kemerdekaannya sendiri karena ternyata Bangsa Papua tidak menikmati kekayaan alamnya yang sangat luar biasa itu.

Melihat kondisi inilah Program Pemberdayaan Masyarakat Lokal Papua sangat penting, Kabupaten Dogiyai adalah kabupaten yang mempunyai perhatian khusus terhadap penggembangan masyarakat lokal Papua, melalui Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung dibawah Pimpinan Ibu Damiana Tekege SH, M.Hum di desainlah Program Pemberdayaan Masyarakat Kampung bekerjasama dengan Trainer dan Consultant Office dibawah Pimpinan Igor Organic untuk mengaplikasikan program ini di tengah-tengah Masyarakat Lokal Papua.

I. PEMBANGUNAN TRAINING CENTER

Lokasi pembangunan Training Center ini di Desa Kamupugi, Kabupaten Dogiyai. Di dalam Taining Center ini ada Peternakan (Babi, Ayam, Bebek), Perikanan (Lele), Pertanian (Sayuran), Pertukangan, Permesinan. Tempat ini akan menjadi tempat belajarnya Orang Asli Papua.








Rabu, 01 Oktober 2014

After 17 Days of Organic Chickens Under The Bridge of Tambak Asri Surabaya West Java Together With Pondok Kasih Foundation

After 17 Days of Organic Chickens Under The Bridge of Tambak Asri Surabaya West Java Together With 
Pondok Kasih Foundation

Many benefits with this technology like :

1. More faster growing up.
2. No smell.
3. Chickens more clean.
4. No need too much labours.
5. Low cost.
6. No need to use medicine beside vaccine just when chickens arrived in chickens house.

I believe by using Indigenous Microorganism, fermentation and wood vinegar animals will be healthier than conventional way.










 
With Women Leader in Tambak Asri Community 
Mrs. Sugiharto






General Situation of People in Under The Bridge of 
Tambak Asri